Whatsapp : 0897 04100 89 hello@lunariastudio.com

Hai sahabat, bagaimana pertumbuhan Akun Instagram kalian selama pertengahan tahun 2018 ini? Apakah kalian mengalami pertumbuhan followers yang konstan atau stagnan di situ-situ saja? Kami paham sekali bahwa menumbuhkan jumlah followers itu tidak mudah 🙂

Tentu saja ada shortcut kalau mau followers cepat bertambah banyak dalam waktu singkat; yaitu dengan beli followers bot, tapi tentu tidak ada jaminan akun anda akan selamat dari “scanning”-nya Instagram. Salah-salah kalau melanggar peraturan bakal kena ban lho 🙂 Memang followers asli itu paling oke, karena walaupun pertumbuhannya lebih lamban, tapi kenaikannya konsisten dan interaksinya organik.

Nahh.. Kali ini kami mau membagikan 3 Tips Menambahkan Followers Instagram di tahun 2018:

1. Go Live

Setelah memanfaatkan Instastory, kalian bisa meningkatkan engagement dengan followers dan calon followers dengan menggunakan fitur LIVE Instagram. Fungsinya apa sih? Bisa untuk membangun trust dan meningkatkan kemungkinan akun kalian akan di-“notice” di bagian Explore.
Apalagi sejak tahun lalu Instagram telah upgrade fitur ini dengan menambahkan collaborative tool, jadi bisa duet dengan teman, sesama anggota komunitas atau influencer. Caranya adalah, saat kalian sedang live, kalian bisa mengirimkan undangan yang mengajak teman untuk join live. Jadi audiencenya juga double deh 😀

2. Tambahkan Hashtag dan Geotag

Masing sering kami lihat online shop di Instagram sering menambahkan hashtag yang tidak relevan dan terlalu banyak, padahal kehadiran hashtag ini akan sangat membantu sekali dalam memaksimalkan fungsi Instagram untuk bisnis. Kalian bisa menambahkan sticker hashtag & location di Instagram Story; juga bisa menambahkan Geotag location di Instagram Post agar orang-orang yang mencari keberadaan lokasi (tempat diambilnya foto tersebut) juga bisa notice postingan kalian.

 

3. Follow Hashtag Yang Relevan, Sesuai Dengan yang Audience Gunakan

Bukan hanya sekedar menempelkan hashtag ke akhir foto kita, tapi ada baiknya kita juga follow hashtag yang relevan, supaya kita bisa menjadi satu dengan komunitas kecil yang ada. Gunanya sih? Jadi kalian bisa memahami tren yang ada dan mungkin bisa dapat inspirasi dalam membuat konten.

Juga dalam penggunaan hashtag, pakailah hashtag yang sesuai kebutuhan, tidak berlebihan dan tidak mengada-ngada. (Misalkan saja nih, pernah kami lihat orang posting foto jualan baju, tapi juga menempelkan hashtag #jualkosmetik)

————————————————————————————————————-

Sudah melakukan cara-cara di atas tapi engagement di Instagram masih kurang maksimal? Kami punya beberapa saran yang dapat dilakukan:

1. Belajar menerapkan ilmu memperoleh followers organik lewat BUKU Instagramarketing. Buku Instagramarketing adalah buku yang ditulis oleh tim Lunaria sebagai manual book untuk mengembangkan sebuah akun Instagram. Mau lihat testimoninya? Silahkan cek di www.instagramarketing.id

2. Belajar langsung dengan mengikuti KELAS OFFLINE Instagram organik. Di kelas ini sahabat akan belajar mengenai cara mendapatkan follower organik dan penjualan di Instagram dengan cara organik tanpa mengeluarkan modal uang sedikit pun. Cek info dan testimonial orang yang sudah mengikuti di www.instagramarketing.id/kelas

3. Cara terakhir ini mungkin merupakan cara yang termudah untuk sahabat yang ingin hasil akhir yang baik. Yaitu dengan menggunakan jasa pengelolaan Instagram oleh Lunaria Studio yang dapat sahabat lihat di https://lunariastudio.com/services/

Pin It on Pinterest

Bagikan Artikel

Bagikan artikel ini dengan temanmu!