Luangkan waktu Anda untuk membaca artikel ini, terutama jika Anda adalah seorang pengusaha yang mempunyai akun media sosial sebagai ujung tombak pemasaran.

Tidak sedikit pengusaha yang mempunyai masalah akun media sosial dihapus. Kami sendiri telah mencatat dan mendampingi beberapa pengusaha yang mengalami hal ini. Simak 7 tips berikut ini :

1. Baca Terms of Service Penyedia Layanan Media Sosial

“Wih panjang banget!”

Ya itulah hal utama yang terlintas di pemikiran seseorang. Sebagian besar dari kita dipastikan hampir tidak pernah membaca secara lengkap syarat dan ketentuan dari penyedia layanan atau produk. Dan ini adalah salah satu kebiasaan yang dapat merugikan.

Pada umumnya pengguna layanan media sosial hanya “take it for granted“, yang dapat diartikan : asal pakai tanpa mengetahui tujuan, kegunaan, dan kadang ikut-ikutan saja.

Nah, ini bahaya! Apalagi jika Anda menggunakan suatu layanan untuk keperluan mengembangkan usaha Anda!

Tidak semua aturan bersifat umum, ada yang unik tapi nyata. Contoh : tahukah Anda jika Username di Instagram tidak boleh menggunakan format domain? (abcd.com, abcd.net, abcd.id, dan lainnya). Buktinya? Masih banyak mereka yang menggunakan format ini. Hanya menunggu waktu sebelum akun mereka dihapus (atau mendapatkan peringatan).

Cek aturan-aturan media sosial di : bit.ly/rulesocmed-lunaria

Ketentuan yang unik dan tidak akan diketahui tanpa membaca syarat dan ketentuan.

Ketentuan yang unik dan tidak akan diketahui tanpa membaca syarat dan ketentuan.

PELAJARI SYARAT DAN KETENTUAN !

2. Perhatikan Kegunaan Media Sosial

Media-media sosial yang ada mempunyai kegunaan beraneka ragam.

Twitter : untuk memberikan informasi singkat, padat, jelas.

Instagram : untuk membagian gambar-gambar indah berkualitas tinggi.

Tumblr : untuk keperluan blogging yang cepat dan mudah (tidak serumit platform blogging lainnya).

Pinterest : sharing gambar-gambar indah dan digunakan sebagai “buku diari” untuk menyimpan foto dan deskripsi singkat.

Dari empat media sosial diatas, hanya Pinterest yang mempunyai tipe akun yang dikhususkan untuk bisnis. Kira-kira, apa yang terjadi jika Anda menggunakan media sosial lainnya untuk keperluan jual, jual, jual, dan menjual tanpa mengetahuai tujuan dari media sosial tersebut? Ya, Kemungkinan terjelek akun Anda akan dihapus (jika melakukan spamming dan tagging sembarangan).

TIAP MEDIA SOSIAL MEMPUNYAI KEGUNAAN YANG BERLAINAN !

3. Perhatikan Merk yang Akan  Dijual

Ya, Anda sudah melakukan pembelian grosir di lain tempat (daerah atau negara lain). Apakah penjualan sudah dapat dilaksanakan? BELUM TENTU!

Pastikan Anda mempunyai lisensi untuk menjual barang tersebut. Setidaknya, Anda memberitahu manufaktur asli jika Anda melakukan reselling. Jika ini tidak dilakukan, akun media sosial tempat Anda menjual produk tersebut dapat dihapus. Berikut contoh akun toko di media sosial yang dihapus karena menjual barang dengan merk terkenal :

Akun terhapus karena menjual barang bermerk terkenal

Akun terhapus karena menjual barang bermerk terkenal

SUDAHKAH ANDA MEMPUNYAI LISENSI UNTUK MENJUAL SUATU MERK ?

4. Perhatikan Konten

Membuat konten memang membutuhkan tenaga dan waktu. Tapi ini bukan menjadi alasan untuk tidak menghasilkan konten original dan konten berkualitas tinggi.

Jika konten Anda berupa gambar. Pastikan Anda :

  • TIDAK menggunakan foto aktor atau aktris untuk mendongkrak produk Anda.
  • TIDAK melakukan copy paste konten orang lain. Pastikan Anda melakukan retweet – repost – regram (dan istilah-istilah lain) dan melakukan tag kepada pengguna yang memiliki konten original.
  • TIDAK memasukkan konten-konten yang pada umumnya dilarang pada semua media (obat-obatan terlarang, dsb)

BUATLAH KONTEN ORIGINAL YANG TIDAK MELANGGAR!

5. Perhatikan Copywriting Pemasaran

Bahasa-bahasa marketing beraneka ragam dan terdiri dari banyak tipe. Contoh yang sering kita lihat adalah kalimat yang menjanjikan sesuatu. Sah-sah saja, tetapi pastikan Anda tidak menjanjikan sesuatu yang berkesan seperti penipuan. Contoh :

  • Akun baru yang menjanjikan hadiah suatu produk ataupun cashback. (walaupun bisnis Anda serius, kemungkinan terhapus masih besar karena pihak media sosial tidak akan melakukan review detail terhadap akun yang akan dihapus. Mereka mempunyai algoritma otomatis untuk melakukan cek dan penghapusan.)

PERHATIKAN TATA BAHASA AGAR TIDAK BERKESAN MENIPU !

6. Tidak Membeli Akun Palsu

Ini adalah metode yang sering dilakukan oleh penjual-penjual di Indonesia. Tahukah Anda jika pihak media sosial DENGAN MUDAH MENGETAHUI perbedaan antara akun palsu atau akun asli?

device (tablet ataupun smartphone) hanya dapat membuat maksimum 6 akun Instagram. Pada proses pembuatan akun, akan dicatat IP Address yang digunakan, MAC Address alat tersebut, dan nomor telepon yang dilakukan untuk verifikasi.

Jika dilakukan pembelian 10.000 follower Instagram palsu (sekitar IDR 200.000) , kira-kira dengan menggunakan cara legal, berapa device yang dibutuhkan? Jawabannya adalah sekitar 1.666 buah dan seseorang tidak mungkin mempunyai alat dengan jumlah tersebut karena yang digunakan adalah cara ilegal yang dengan mudah sekali diketahui oleh pihak penyedia layanan media sosial.

Cara mengetahui akun palsu di Instagram :

  • Username biasanya mengandung angka (depan, tengah, atau belakang agar username selalu unik dan dapat dibuat dalam jumlah besar).
  • Perbandingan jumlah follower dan following  biasanya sama (1:1).
  • Hanya ada 3/6/10 post (yang dibuat pada hari yang sama).
  • Tidak ada komentar yang ditinggalkan atau komentar yang ditinggalkan bukan berupa percakapan.
Contoh akun palsu. Username dan foto dapat dengan mudah diganti dengan nuansa Indonesia :)

Contoh akun palsu. Username dan foto dapat dengan mudah diganti dengan nuansa Indonesia 🙂

 

AKUN PALSU TIDAK AKAN MENINGKATKAN OMZET !

7. Perhatikan Metode Penjualan – Softselling atau Hardselling

Cek disini untuk mengetahui perbedaan dari softselling dan hardselling.

Kenyataannya, pelanggan tidak memperdulikan produk Anda. Yang lebih diperhatikan adalah AKIBAT ketika atau setelah menggunakan produk.

Jika dilakukan proses hardselling terus menerus, selain dapat membuat follower jenuh, jika produk Anda adalah produk bermerk, Anda dapat dilaporkan. Cara untuk tidak dilaporkan adalah dengan menggunakan cara softselling. Gunakanlah produk tersebut. Bagikan cerita Anda ketika menggunakan produk tersebut.

Instagram dari Michelle Phan, yang tidak secara frontal melakukan penjualan produk (softselling)

Instagram dari Michelle Phan, yang tidak secara frontal melakukan penjualan produk (softselling)

CERITAKAN EFEK YANG DIDAPAT DARI PRODUK ANDA !


Apa yang Dapat Dilakukan Ketika Akun Media Sosial Anda Dihapus?

1. Cek apakah Anda dapat melakukan kontak kepada pihak penyedia media sosial.

Pada beberapa kasus jika pihak penyedia media sosial tidak yakin atas tindakan yang diambil, mereka memperbolehkan Anda untuk melakukan kontak dengan tujuan untuk mengkonfirmasi apakah tindakan yang diambil adalah salah.

2. Baca syarat dan ketentuan media sosial tersebut.

Kebanyakan media sosial tidak akan menunjukkan pelanggaran Anda secara langsung. Baca ulang syarat dan ketentuan yang ada. Karena kemungkinan besar Anda telah melakukan pelanggaran.

3. Menunggu

Ya, menunggu. Pelajari kesalahan Anda dan jangan langsung membuat akun baru. Pihak media sosial mencatat IP Address, MAC Address, dan nomor telepon verifikasi ketika proses pembuatan akun. Jika Anda menggunakan informasi yang sama langsung setelah akun Anda dihapus, kemungkinan besar program (algoritma) dari pihak penyedia media sosial akan menghapus akun Anda lagi tanpa ragu-ragu (disimpulkan dari sumber yang sama).

Jika Anda tidak yakin, gunakanlah smartphone atau tablet lain, jaringan internet lain, dan jangan melanggar syarat dan ketentuan yang sebelumnya Anda langgar.

4. Kurang Beruntung

Anda tidak salah membaca. Terkadang ada akun yang dihapus karena Anda disangka terlibat dalam melakukan pelanggaran.

Tahukah Anda tentang “SFS” ? Ini adalah sebuah istilah “shout for shout” untuk melakukan pertukaran follower. Tidak semua grup “SFS” ilegal, tetapi kebanyakan dari mereka menggunakan akun palsu. Dan jika dirasa akun Anda mempunyai banyak follower palsu tanpa Anda menyadarinya, jangan salahkan pihak media sosial karena menghapus akun Anda.

Wajah penyedia media sosial dan Lunaria tentang syarat dan ketentuan mereka :D

Wajah penyedia media sosial dan Lunaria tentang syarat dan ketentuan mereka 😀

Pin It on Pinterest

Bagikan Artikel

Bagikan artikel ini dengan temanmu!

Sebarkan Bisnis Sahabat 5x Lebih Cepat

Masukkan email untuk bergabung dengan klien-klien Lunaria yang telah berhasil menyebarkan bisnis mereka dan menaikkan penjualan mereka 5x lebih cepat lewat media sosial (Instagram khususnya).

Terima kasih telah bergabung! Tunggu tips berikutnya dari kami!